Berkaca dari Raja Daud bagaimana
dia menutup matanya pada saat berada di zona dangerous, walaupun begitu bukan
berarti dia pasrah dan tinggal terima nasib. Daud tau dia punya Tuhan. Daud juga tau
Allahnya pengasih. Daud tidak sungkan menari layaknya bukan Raja karena dia
benar-benar menikmati Tuhan, Dia tidak perduli ada bahaya apapun di depannya, Dia
hanya tau Allah ada disana saat itu dan akan ada juga saat dia kesulitan.
Jika harus mempelajari
kepercayaan Daud yang besar Kepada Allah, khawatir sungguh tidak ada gunanya.
Kekhawatiranmu jika dimanjakan akan berdampak pada jiwa dan mempengaruhi
display fisikmu. Anda mengerti dan tau anda punya Tuhan, tetapi karena manusia
memiliki rasa ego dia menganggap semua bahaya bisa diselesaikan tanpa campur
tangan dari Tuhan, itu tidak bisa dipungkiri. Karena saya juga seperti itu
sebelumnya. Walaupun dalam diri kita percaya adanya Tuhan, tetapi terkadang
kita lupa pada saat kita ada dalam masalah ataupun bahaya untuk meminta bantuan
Tuhan untuk menyelesaikan.
Obat khawatir adalah percaya. Percaya
adalah dosis tinggi sembuhkan khawatir. Jika anda percaya, anda akan alergi dengan
panik. Khawatir mungkin lumrah untuk respon perdana tapi logika-nya jika anda
alergi maka anda tidak akan betah berlama-lama dengan itu. Percaya akan membuat
anda menari-nari padahal anda ada di zona dengerous. Buat iblis heran dengan
responmu dan jadilah parasit yg bergantung dengan apa kata Tuhan karena kata
Tuhan adalah "Jangan khawatir, Aku bersamamu".
Logikanya : Hal buruk bisa terjadi
pada kita bukan berarti Tuhan membenci kita. Jika kita sudah jatuh, Tuhan tidak
akan menginjak kita melainkan Tuhan akan mengajak kita untuk bangkit kembali karena
Tuhan sedang mendidik kita bukan menghajar kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar